Archive for November, 2006

Perjalanan Subuh Yang Melelahkan

Wednesday, November 29th, 2006

Hal lain yang diluar dugaan adalah terjadi genangan banjir yang cukup
tinggi di beberapa tempat yang dilalui. Bahkan saya sangat kaget ketika
sebuah minibus tiba-tiba menyalip sepeda motor yang saya kendarai
dengan kecepatan tinggi di kawasan Lebak Siliwangi. Padahal saat itu
saya tengah memperlambat kecepatan kendaraan karena banjir dan
menghindari berbagai sampah jalanan yang berceceran karena terbawa
aliran air. Akibat ulah pengemudi minibus itu, genangan banjir menjadi
meluap ke atas badan saya, dan membasahi seluruh pakaian.

Cerita di atas adalah sekilas pengalaman saya saat akan berangkat ke Jakarta Senin (27/11) lalu. Judul ini telah saya upload di blog yang lain pada Senin (27/11) malam. Selengkapnya bisa dilihat di :
indrakh.blogspot.com

Aah, si Dia Datang Lagi

Thursday, November 16th, 2006

Photobucket - Video and Image Hosting
Semegah ataupun semewah apapun rumah anda, bila hewan ini telah berkunjung ke tempat anda, saya jamin akan banyak menyita ketenangan dan kenyamanan. Apalagi bila kediaman kita tak seluas rumah orang-orang kaya di permata hijau atau setraduta, alias segitu-gitunya, pasti gangguan si dia ini kian terasa menyempitkan kediaman kita.

Sudah tiga hari dia menampakan diri lagi di rumah saya, setelah cukup lama tidak muncul. Tikus got seukuran marmut itu muncul lagi di sekitar ruangan dapur dan kamar mandi. Saat malam datang, tak jarang si monyong ini mengganggu lelap tidur kita akibat ulahnya menjatuhkan barang-barang di dapur.

Yang membuat bertambah jengkel adalah aksinya dalam membongkar tempat sampah, bahan makanan maupun wadah bumbu. Di pagi hari, sisa-sisa penjarahannya membuat kotor lantai dapur. Belum lagi penjelajahannya di atas rak piring yang kerap kita pergoki saat akan ke dapur atau kamar mandi kamar mandi. Ulahnya itu menambah pekerjaan kita untuk mencuci ulang dengan air panas terhadap barang yang akan kita gunakan, karena khawatir jejaknya membawa penyakit.

Setelah usaha menaklukannya dengan perangkap tikus beberapa waktu lalu kerap berbuah kegagalan, kemarin akhirnya saya putuskan untuk mencoba lem tikus. Di atas karton yang telah dibubuhi lem tikus itu saya taburkan sedikit terasi dan nasi untuk daya tarik. Semoga saja usaha ini berhasil.

Benar saja, pagi keesokan harinya seekor tikus terperangkap di atas lem itu. Tapi kenapa yang tertangkap ini tikus yang berbeda ??? Tikus yang ini lebih kecil dan bukan hewan target operasi saya ?? Rupanya dia tak hanya satu, namun ada juga temannya.

Hingga tadi tikus got sebesar marmut itu belum juga tertangkap, entah kapan operasi ini berakhir.

Kalau dipikir kenapa yaa dia datang lagi, mungkin hikmahnya supaya produk lem tikus ada yang beli, hehehe.

Ada yang punya tips lain ? Boleh sepertinya kita berbagi.

Picture Courtessy of http://www.doyourownpestcontrol.com